Itulahkesucian. Jangan berpikir bahwa apa yang ada di depan mata boleh kita ambil, jangan berpikir bahwa sesuatu yang ditawarkan kepada kita adalah sesuatu yang boleh kita nikmati. Biarlah kita bisa mengerti prinsip ini bahwa bersekutu dengan Kristus, disertai Dia dan ditopang oleh Dia, adalah hidup yang paling indah dan paling mulia.
ShalatUntuk bisa meningkatkan iman dan taqwa salah satu caranya adalah dengan memperbaiki shalat. Shalat saja tidak cukup, melainkan membutuhkan shalat khusuk dan berkualitas. Itulah shalat yang mencerminkan keimanan dan mengenai shalat juga disampaikan dalam ayat sebagai berikut, “Bacalah apa yang telah diwahyukan kepadamu, yaitu Al Kitab Al Quran dan dirikanlah shalat. Sesungguhnya shalat itu mencegah dari perbuatan- perbuatan keji dan mungkar. Dan sesungguhnya mengingat Allah shalat adalah lebih besar keutamaannya dari ibadat-ibadat yang lain. Dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan” QS Al Ankabut 45. Al-QuranDarimana kita bisa meyakini dan memiliki ketaqwaan kepada Allah? Tentu saja sumbernya adalah Al-Quran yang memberikan kita petunjuk. Untuk itu dalam meningkat iman dan taqwa membaca sumbernya adalah jalan yang tepat. Dengan membaca Al-Quran bukan berarti membaca teksnya, melainkan mentadaburi isinya, dan menjadikannya Fungsi Al-Qur'an dalam kehidupan sehari-hari serta Fungsi Al-quran Bagi Umat ini sebagaimana Allah sampaikan dalam Surat Yunus ayat 37, “Tidaklah mungkin Al Quran ini dibuat oleh selain Allah; akan tetapi Al Quran itu membenarkan kitab-kitab yang sebelumnya dan menjelaskan hukum-hukum yang telah ditetapkannya, tidak ada keraguan di dalamnya, diturunkan dari Tuhan semesta alam.”.Untuk itu, tadabur Al-Quran adalah sesuatu yang wajib dilakukan dan ketika sudah mempelajarinya maka akan muncul keyakinan dan tidak ada keraguan dengan Orang ShalehSalah satu Cara Meningkatkan Iman dan Taqwa yaitu bercengkrama dengan orang saleh. Orang shaleh memupuk iman, sedangkan bersamanya maka kita akan termotivasi dan semangat menjalankan segala perintah-perintah Allah. Manusia makhluk sosial, membutuhkan teman dan pendampingan agar hidupnya berwarna dan terdapat dorongan yang berasal dari orang-orang yang shaleh. Bentuklah interaksi bersamanya dan biarkan kita bersosialisasi dan saling mengingatkan kebaikan dengan mereka untuk membantu kita tetap dalam keimanan kepada Allah Buku-Buku IslamSalah satu sumber keimanan adalah ilmu yang kita miliki. Adanya kebermanfaatan ilmu membuat iman dan taqwa kita semakin bertambah. Salah satunya dengan membaca buku-buku islam yang diwariskan ulama atau orang berilmu secara benar lainnya. Ilmu Tasawuf Modern, Ilmu Tauhid Islam, dan Ilmu Kalam dalam Islam bisa juga dipelajari karena sebagai bagian dari ilmu yang membentuk pondasi Ilmu Pengetahuan“Dan di antara manusia ada orang-orang yang membantah tentang Allah tanpa ilmu pengetahuan, tanpa petunjuk dan tanpa kitab wahyu yang bercahaya” QS Al Hajj 8Ilmu di dunia ini segalanya milik Allah. Yang benar adalah milik Allah, hanya manusia saja kadang tidak menangkapnya secara seksama dalam kehidupan sehari-hari. Membaca ilmu pengetahuan dan mempelajarinya akan membuat kita semakin tunduk dan takjub, karena ilmu manusia tidak ada apa-apanya dibandingkan dengan yang Allah manusia hanya setetes dari luasnya samudera. Hal ini karena Islam dan Ilmu Pengetahuan tentu saling mendukung bukan Alam SemestaAlam semesta jagad raya ini adalah milik Allah SWT. Untuk itu, mentadaburi alam semesta juga salah satu Cara Meningkatkan Iman dan Taqwa. Aktivitas ini membuat kita semakin yakin dan takjub akan segala ciptaan Allah SWT. Dengan mempelajari kebesaran Allah dan segala isinya, maka keyakinan dan ketaqwaan kita kepada Allah juga akan semakin ini juga disampaikan Allah dalam QS Fushilat ayat 37, “Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah malam, siang, matahari dan bulan. Janganlah sembah matahari maupun bulan, tapi sembahlah Allah Yang menciptakannya, Jika Ialah yang kamu hendak sembah.” dengan Kepercayaan LainSalah satu metode yang bisa digunakan untuk menambah keimanan dan ketaqwaan kita adalah dengan cara membandingkan ajaran islam dengan ajaran lain tentu dengan metode dan ilmu yang benar. Dengan begitu kita akan mendapatkan bahwa islam yang Allah turunkan adalah bentuk yang paling baik dan sempurna dibandingkan dengan ajaran lainnya. Dengan perbandingan maka akan terlihat yang unggul, maka kita akan bisa menmabah keyakinan kita dan kebanggan kita dalam Perintah Allah Secara KonsistenMenjalankan perintah Allah tentu akan memiliki dampak. Untuk itu, merasakan manfaat dan kebermaknaan dari perintah Allah hanya akan didapatkan ketika kita benar-benar menjalankannya. Misalnya saja, ibadah puasa sebagai bentuk pelatihan diri. Kita tidak akan bisa merasakan manfaat puasa terhadap kesehatan jika tidak melaksanakan amalan ibadah puasa itu tinggi dan sering kita melaksanakan perintah Allah maka akan semakin tinggi pula kita merasakan kebermaknaan akan nilai-nilai islam dan kebermanfaatannya bagi diri Informasi Manfaat atau Dampak dari Perintah AllahCara Meningkatkan Iman dan Taqwa juga dapat di dapat saat kita mau mencari informasi. Semakin kita mengetahui apa manfaat atau dampak yang bisa kita ambil dari sebuah perintah, maka kita akan semakin bersyukur dan merasakan bahagia karena apa yang diperintahkann untuk dijalankan oleh Allah SWT adalah sesuatu yang menyelematkan dan membahagiakan. Untuk itu, kita harus dapat mencari dan menggali informasi mengenai sebuah perintah agar keimanan dan ketaqwaan semakin Evaluasi DiriSebelum melakukan peningkatan biasanya maka diperlukan evaluasi terlebih dahulu. Untuk bisa terus meningkatkan keimanan dan ketaqwaan tentu manusia juga harus melaksanakan evaluasi diri. Evaluasi ini adalah untuk mengukur sejauh apa kita telah beriman dan melaksanakan perintah Allah. Evaluasi harus dijalankan oleh diri sendiri bukan oleh orang lain. Untuk itu, yang mengukurnya adalah diri kita sendiri, karena diri lah yang lebih tau bagaimana keimanan dan ketaqwaan kita kepada Allah Lingkungan yang BurukJika kita merasa belum bisa untuk beradabtasi dan menghindari segala kemaksiatan, maka pilihan kita bisa menjauhi lingkungan tersebut sampai kekuatan iman dan taqwa kita meningkat. Menjaga diri lebih baik ketimbang harus tetap berada dalam lingkungan yang membuat diri kita semakin tetapi, menjauhi lingkungan yang buruk bukan berarti kita harus bersikap eksklusif sehingga tidak ada interaksi sosial dengan manusia lainnya. Allah sendiri menyuruh kita untuk bersosialisasi dan bersyiar agar tercitrakan islam yang baik di Terlena dengan Kehidupan DuniaDunia bisa menawarkan kebahagiaan ataupun kesedihan walaupun semuanya hanya sementara. Untuk itu, menjaga dan meningkat keimanan dan ketaqwaan dapat kita lakukan dengan cara menjaga diri agar tidak terlena dengan kehidupan dunia. Biasanya dengan terlena kehidupan dunia, kita juga lupa dengan Allah dan perintahnya. Untuk itu, berhati-hati baik dalam kondisi apapun agar tidak terjebak pada urusan duniawi itu bisa juga kita mempelajari bagaimana cara sukses di Dunia Menurut Islam, Sukses Menurut Islam, Sukses Dunia Akhirat Menurut Islam dengan Cara Sukses Menurut Islam agar tidak salah menempatkan dunia dalam Majelis IlmuMenghadiri majelis ilmu adalah cara juga agar keimanan dan ketaqwaan kita bisa meningkat. Majelis ilmu tentu akan memberikan kita banyak hikmah dan juga pencerahan. Bagaimanapun, ilmu selalu kita butuhkan dan membuat diri kita semakin baik setiap saat. Hadirilah majelis ilmu, yang membahas ilmu islam, ilmu pengetahuan yang bermanfaat, agar kebesaran Allah semakin hadir dalam diri ini juga disampaikan dalam Al-Quran , “Hai orang-orang beriman apabila dikatakan kepadamu “Berlapang-lapanglah dalam majlis”, maka lapangkanlah niscaya Allah akan memberi kelapangan untukmu. Dan apabila dikatakan “Berdirilah kamu”, maka berdirilah, niscaya Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat. Dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.” QS Al Mujadilah 11. Stimulus KemaksiatanMenjaga keimanan tentu sama dengan menjaga diri dari perbuatan maksiat. Jauhi kemaksiatan dan jadikan diri ini kuat terhadap stimulusnya. Jika tidak ingin dihampiri oleh kemaksiatan maka stimulusnya pun dari awal sudah harus kita Akal dan Menjauhi Hawa Nafsu“Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya, Dia memperlihatkan kepadamu kilat untuk menimbulkan ketakutan dan harapan, dan Dia menurunkan hujan dari langit, lalu menghidupkan bumi dengan air itu sesudah matinya. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang mempergunakan akalnya.” QS Ar-Rum 24Ayat tersebut menunjukkan bahwa keimanan dan rasa takut kepada Allah hanya akan muncul jika kita menggunakan akal dengan benar. Meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kita bukan hanya persoalan spiritual tapi membutuhkan daya pikir dan nalar yang baik. Untuk itu, dalam meningaktkan keimanan maka dibutuhkan terus menerus mengasah akal agar akal kita tunduk kepada yang benar bukan kepada hawa nafsu Syukur, Menjauhi MengeluhMemperbanyak syukur dan menjauhi mengeluh bisa juga meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kita. Syukur berarti kita selalu mencari nikmat dan rezeki Allah di setiap saat dalam kondisi apapun. Dengan begitu kita bisa tetap yakin bahwa Allah tidak pernah meninggalkan kita dan senantiasa membantu kita untuk mendapatkan nikmat dan rezeki yang DzikirDengan berdzikir artinya kita sedang mengingat Allah. Dzikir tidak selalu dalam bentuk bacaan yang panjang atau dalam berbagai hitungan. Berdzikir mengingat Allah bisa dilakukan kapan saja dan dimana saja. Mengingat segala hukum Allah, hukum pengetahuan yang ada di alam ciptaan Allah ataupun adzab atau hukuman Allah. Untuk itu, orang yang berdzikir akan mendekati kepada Allah dan semakin cinta akan syariat Hiburan yang BermanfaatSetiap manusia tentu saja membutuhkan hiburan. Hiburan tentu tidak ada salahnya selagi hiburan tersebut bermanfaat. Untuk itu, meningkatkan keimanan bisa dengan kita melakukan hiburan yang bermanfaat dan menjalankan hiburan tanpa harus meninggalkan perintah Allah Sunnah Rasul“Rasul telah beriman kepada Al Quran yang diturunkan kepadanya dari Tuhannya, demikian pula orang-orang yang beriman. Semuanya beriman kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya dan rasul-rasul-Nya. Mereka mengatakan “Kami tidak membeda-bedakan antara seseorangpun dengan yang lain dari rasul-rasul-Nya”, dan mereka mengatakan “Kami dengar dan kami taat.” Mereka berdoa “Ampunilah kami ya Tuhan kami dan kepada Engkaulah tempat kembali.” QS Al Baqarah 285Dalam ayat diatas, menunjukkan bahwa mengikuti sunnah Rasul adalah cara yang bisa juga dilakukan untuk meningkatkan iman dan taqwa. Sunnah rasul atau apa yang Rasulullah lakukan sejatinya adalah jalan-jalan yang diarahkan menuju Ridho Allah SWT. Untuk itu, muslim yang mengikuti sunnah rasul tentu akan mendapatkan juga jalan dan arah yang sama sebagaimana Hidup yang Allah BerikanIman dan taqwa yang kuat serta senantiasa meningkat hanya akan didapatkan oleh orang-orang yang menikmati hidup dari Allah SWT. Mereka akan mendapatkan keimanan dan ketaqwaan karena merasakan hidup yang penuh syukur, nikmat, pertolongan Allah, dan rezeki. Mereka yang merasakan ini tentu akan mendapatkan kenikmatan hidup dunia dan ini juga disampaikan dalam ayat berikut, “Dan Kami telah memberikan kepada mereka di antara tanda-tanda kekuasaan Kami sesuatu yang di dalamnya terdapat nikmat yang nyata” QS Adh Dhukan 33.Sumber Karenadi balik kisah-kisah tersebut tersimpan pelajaran-pelajaran berharga dan kisah-kisah tersebut-pada hakikatnya-adalah harta simpanan yang para nabi allah. Kisah, 2020. Rhifas Cholter. Download Download PDF. Full PDF Package Download Full PDF Package. This Paper. A short summary of this paper. 28 Full PDFs related to Ikhlas merupakan salah satu akhlakul mahmudah yang harus dimiliki oleh semua orang. Secara sederhana, ikhlas adalah lawan dari riya yaitu kita melakukan segala pekerjaan ataupun ibadah hanya semata-mata karena ingin mendapatkan ridho Allah SWT. Sementara rya yaitu melakukan suatu amal perbuatan dan ibadah karena ingin mencari penghargaan dan juga pengakuan dari manusia. Nah, pada artikel kali ini, kita akan membahas mengenai pengertian ikhlas secara bahasa dan ciri-ciri serta bagaimana agar kita memiliki hati yang ikhlas dalam menjalani semua hal yang ada di hidup kita. Untuk lebih lengkapnya, di bawah ini penulis akan menjelaskan definisi ikhlas secara lebih rinci. Pengertian IkhlasPengertian Ikhlas Menurut Para Ahli1. Pengertian Ikhlas Menurut Muhammad Abduh2. Pengertian Ikhlas Menurut Muhammad al-Ghazali3. Pengertian Ikhlas Menurut Imam Al-Qusyairi4. Pengertian Ikhlas Menurut Hamka5. Pengertian Ikhlas Menurut Syekh Ibnu Atha’illah6. Pengertian Ikhlas Menurut Ali MahmudCiri-Ciri Ikhlas1. Tidak Suka Dipuji2. Tidak Berambisi Menjadi Pemimpin3. Mendengarkan Nasehat4. Menganggap Sama Pujian Dan Hinaan5. Melupakan Amal Baik6. Melupakan Hak Amal BaiknyaTingkatan Ikhlas1. Ikhlas Awam2. Ikhlas Khawas3. Ikhlas Khawas al-KhawasUnsur-Unsur Ikhlas1. Niat2. Mengikhlaskan Niat3. Dapat DipercayaContoh IkhlasMacam-Macam Fungsi IkhlasTips Supaya Ikhlas Dalam BeramalDoa Supaya Selalu IkhlasRekomendasi Buku & Artikel TerkaitKategori Ilmu Berkaitan Agama IslamMateri Agama Islam Ikhlas adalah ruh dari suatu amal perbuatan. Apabila amal perbuatan yang kita lakukan tidak disertai dengan rasa ikhlas, maka hal itu bagaikan jasad sebuah tubuh yang tidak memiliki ruh. Seperti halnya hikmah yang disampaikan oleh Ibnu Athaillah As-Sakandari. الأعمال صور قائمة وأرواحها وجود سر الإخلاص فيها Tak hanya itu saja, akhlakul karimah yang berupa ikhlas adalah buah dari Ihsan yaitu suatu keyakinan seseorang bahwa yang kita lakukan diketahui dan dilihat oleh Allah SWT. Jika diartikan secara bahasa, makna Ikhlas memiliki arti membersihkan jernih, bersih, suci dari pencemaran, suci dari campuran, baik itu berupa materi ataupun tidak. Selain itu, ikhlas juga bisa diartikan secara istilah, dimana artinya adalah membersihkan hati agar menuju kepada Allah SWT saja. Dengan kata lain, dalam melakukan ibadah, hati kita tidak boleh menuju kepada selain Allah SWT. Kemudian pengertian ikhlas menurut Ali Al Dagog yaitu menutupi segala sesuatu dari pandangan makhluk lain. Biasanya, orang yang memiliki hati yang ikhlas disebut sebagai seorang Mukhlis yaitu seseorang yang ikhlas dan tidak mempunyai sifat riya. Sementara menurut Fudhail Bin Iyadh, ikhlas adalah beramal hanya semata-mata karena Allah SWT. Apabila seseorang beramal karena untuk menarik perhatian manusia, maka orang tersebut termasuk orang yang riya. Sedangkan orang yang beramal karena manusia disebut syirik. Sementara posisi ikhlas berada di antara riya dan syirik. Lalu, ikhlas menurut Imam Nawawi yaitu ﺍﻹِﺧْﻼَﺹُ ﺑِﺄَﻥْ ﻃَﻬُﺮَﺕْ ﺣَﻮَﺍﺳُﻪُ ﺍﻟﻈَّﺎﻫِﺮَﺓُ ﻭَ ﺍﻟْﺒَﺎﻃِﻨَﺔُ ﻣِﻦَ ﺍﻷَﺧْﻼَﻕِ ﺍﻟﺬَّﻣِﻴْﻤَﺔِ Ikhlas adalah membersihkan seluruh panca indranya secara lahir dan batin dari budi pekerti yang tercela. Beramal adalah salah satu pembuktian makhluk kepada Allah SWT, bahwa mereka adalah seorang hamba yang patuh kepada Sang Pencipta yang sudah memberikan amanat dan rahmat yang luar biasa. Dimana amal yang dilakukan ditujukan sebagai suatu pembuktian ketaatan mereka kepada Allah SWT. Sehingga harus dilakukan dengan hati yang bersih dan murni. Jadi apa yang kita amalkan dan apa yang kita lakukan benar-benar hanya karena Allah SWT dan bebas dari kemunafikan yaitu riya atau syirik. Hal tersebut sejalan dengan salah satu ayat yang ada di dalam Al Qur’an di QS. Al Mulk ayat 2 اَلَّذِى خَلَقَ الْمَوْتَ وَالْحَيَوةَ لِيَبْلُوَكُمْ أَيُّكُمْ أَحْسَنُ عَمَلاً وَّهُوَ الْعَزِيْزُ الْغَفُوْرُ Artinya “Yang menjadikan mati dan hidup, supaya Dia menguji kamu, siapa di antara kamu yang lebih baik amalnya, dan Dia Maha Perkasa lagi Maha Pengampun”. Pengertian Ikhlas Menurut Para Ahli Berikut ini adalah beberapa pengertian ikhlas menurut para ulama sesuai dengan versinya masing-masing. 1. Pengertian Ikhlas Menurut Muhammad Abduh Menurut Muhammad Abduh, pengertian ikhlas adalah ikhlas beragama semata-mata hanya untuk Allah SWT. Dengan selalu berharap kepadaNya dan tidak pernah mengakui kesamaanNya dengan makhluk apa saja dan bukan dengan tujuan tertentu. Seperti halnya menghindarkan diri dari malapetaka atau untuk memperoleh keuntungan dan tidak mengangkat selain dari Allah SWT sebagai Sang Pelindung. 2. Pengertian Ikhlas Menurut Muhammad al-Ghazali Pengertian ikhlas menurut Al-Ghazali yaitu melakukan amal kebaikan dengan tujuan semata-mata karena Allah SWT. 3. Pengertian Ikhlas Menurut Imam Al-Qusyairi Pengertian ikhlas menurut Imam Al-Qusyairi di dalam kitabnya yang berjudul Risalatul Qusyairiyah 1990 183 yaitu ikhlas adalah bermaksud menjadikan Allah SWT sebagai satu-satunya sesembahan. 4. Pengertian Ikhlas Menurut Hamka Pengertian ikhlas menurut Hamka 1983 95 yaitu ikhlas memiliki makna bersih dan tidak ada campuran. Ibarat emas, ikhlas adalah emas yang tulen, tidak ada campuran perak sedikit pun. Pekerjaan yang bersih pada sesuatu itu berarti ikhlas. 5. Pengertian Ikhlas Menurut Syekh Ibnu Atha’illah Pengertian ikhlas menurut Syekh ibnu Atha’illah 2012 14 mengungkapkan bahwa arti dari kata ikhlas yaitu melakukan amal ibadah semata-mata ditujukan kepada Allah SWT sebagai satu-satunya zat yang mempunyai hamba. Di dalam hal itu dikenal dengan adanya berbagai tingkatan, yang mana sesuai dengan taufiq yang diberikan oleh Allah Ta’ala pada seorang hamba. 6. Pengertian Ikhlas Menurut Ali Mahmud Pengertian ikhlas menurut Ali Mahmud 1994 25 adalah meninggalkan amal karena manusia adalah makhluk yang riya, beramal karena manusia adalah perbuatan syirik, tapi jika Allah SWT menyelamatkanmu dari keduanya itu artinya ikhlas. Ciri-Ciri Ikhlas Ikhlas merupakan kebalikan dari sifat riya. Seperti pembahasan yang sudah dijelaskan di atas. Riya mempunyai sifat yang berkebalikan dengan ikhlas seperti halnya ambisi untuk menjadi seorang pemimpin, selalu ingin tampil dengan sempurna, senang dipuji, tidak suka menerima nasehat dari orang lain, dan lain sebagainya. Ikhlas merupakan pekerjaan hati, dengan begitu tidak mudah untuk memahami sifat seseorang. Apakah dia ikhlas, riya, sombong ataupun memang berniat baik dan ikhlas. Dengan begitu, di dalam pembahasan kali ini, penulis akan memberikan ciri-ciri orang yang memiliki sifat ikhlas namun bukan untuk menilai seseorang tersebut salah atau tidak. Tulisan di bawah ini bertujuan untuk dijadikan sebagai muhasabah diri saja. Berikut ini adalah ciri-ciri ikhlas 1. Tidak Suka Dipuji Pujian adalah salah satu ujian untuk orang-orang yang melakukan amal perbuatan baik dengan pujian seseorang dapat terkena penyakit ujub atau sombong. Oleh karena itu, seseorang mukhlis tidak akan pernah suka dengan pujian yang berasal dari seseorang. 2. Tidak Berambisi Menjadi Pemimpin Salah satu kelebihan dari seorang pemimpin yaitu dihormati dan disegani oleh banyak orang. Dengan kepemimpinan, seseorang akan lebih mudah menjadi sombong dan congkak. Namun, berbeda dengan orang yang mempunyai sifat ini, mereka akan tenang dan diam serta tidak akan mencalonkan dirinya sendiri untuk menjadi seorang pemimpin. Misalnya saja dengan mencalonkan diri menjadi ketua RT, RW, atau yang lainnya. 3. Mendengarkan Nasehat Di dalam sebuah pepatah Arab mengungkapkan خذ الحكمة ولو من جوف البهائم Ambilah hikmah pelajaran meski dari mulut binatang. Orang yang mukhlis akan senantiasa menghargai orang-orang yang menasehatinya. 4. Menganggap Sama Pujian Dan Hinaan Kewajiban seorang muslim yaitu melakukan perintah Allah SWT dengan baik sebagai salah satu tanda penghambaan kepada Sang Pencipta. Seringkali, apa yang orang lakukan memperoleh pujian dan juga hinaan dari orang-orang sekitar. Sementara untuk seorang mukhlis, pujian dan juga hinaan adalah hal yang sama. Mereka tidak akan memikirkan hal itu, karena yang mereka tahu hanyalah niat dari orang-orang sekitar. 5. Melupakan Amal Baik Salah satu ciri ikhlas selanjutnya adalah dengan melupakan amal baik yang sudah dilakukan. Saat seseorang melakukan amal kebaikan seperti halnya menolong orang lain, biasanya seorang mukhlis akan lupa dan tidak akan pernah mengingatnya lagi. Dengan begitu, orang yang ikhlas tidak dengan mudah berbicara atau mengungkit kebaikan yang telah dilakukan sebelumnya. 6. Melupakan Hak Amal Baiknya Seseorang yang melakukan amal ibadah dengan ikhlas akan melupakan amal yang telah mereka perbuat. Tak hanya itu saja, mereka juga akan melupakan hak amal baiknya. Saat seseorang melakukan amal baik, biasanya mereka akan menuntut haknya. Contohnya saja, setelah seseorang memberikan makanan kepada anak yatim, kemudian mereka mengharap ucapan terima kasih dan juga doa dari anak-anak tersebut. Sikap seperti itulah yang tidak dapat digolongkan ke dalam sikap ikhlas. Sebab, masih menuntut hak dari perbuatan baiknya. Tingkatan Ikhlas Para ulama tasawuf membedakan akhlak tersebut ke dalam tiga tingkatan, diantaranya 1. Ikhlas Awam Di dalam ibadahnya kepada Allah SWT, mereka melandasinya dengan perasaan takut pada siksa Allah dan masih mengharapkan pahala dunia. Seperti halnya orang yang melakukan sholat dhuha agar mereka memperoleh pahala dan juga dimudahkan rezekinya. Kemudian orang-orang yang melakukan sholat tahajud karena ingin dilancarkan urusan dunianya. 2. Ikhlas Khawas Akhlak yang satu ini memiliki motivasi untuk memperoleh pahala dari Allah SWT. Dengan begitu, orang yang melakukan amal ibadah akan memperoleh sesuatu dari Allah di akhirat nanti seperti terhindar dari siksa neraka dan masuk ke dalam surganya Allah SWT. 3. Ikhlas Khawas al-Khawas Ikhlas yang satu ini adalah suatu bentuk pengabdian dari seorang hamba kepada Allah SWT disertai dengan kesadaran penuh bahwasannya seorang hamba sudah seharusnya mengabdi kepada Allah SWT dengan cara melakukan perbuatan dan amal ibadah yang dilakukan karena mencari ridho Allah dengan sebenar-benarnya. Amal ibadah yang dilakukan oleh orang mukhlis semata-mata hanya untuk mencari ridho Allah SWT tanpa adanya hasrat untuk mencari perhatian ataupun ketenaran di hadapan makhluk lain, entah itu berupa pujian ataupun sejenisnya. Imam Al-Ghazali mengatakan هَلَكَ النَّاسُ كُلُّهُمْ إِلاَّ الْعُلَمَاءْ , وَهَلَكَ الْعُلَمَاء كُلُّهُمْ إِلاَّ الْعَامِلِيْنَ , وَهَلَكَ الْعَامِلُوْنَ كُلُّهُمْ إِلاَّ الْمُخْلِصِيْنَ , وَالْمُخْلِصُوْنَ عَلىَ خَطْرٍ عَظِيْمٍ Artinya ”Setiap manusia akan binasa kecuali orang yang berilmu, dan orang yang berilmu akan binasa kecuali yang beramal dengan ilmunya, dan orang yang beramal juga binasa kecuali mukhlis dalam amalnya. Akan tetapi, orang yang ikhlas juga tetap harus waspada dan berhati-hati dalam beramal. Unsur-Unsur Ikhlas Adapun unsur-unsur ikhlas antara lain 1. Niat Di dalam Al Quran, Allah SWT telah berfirman “Dan janganlah kamu mengusir orang-orang yang menyeru Tuhannya di saat dan petang hari, sedangkan mereka menghendaki keridhaan-Nya QS 6 52. Oleh karena itu, niat kita akan menghendaki keridhaan-Nya. 2. Mengikhlaskan Niat Nabi Muhammad SAW pernah bersabda kepada Muadz, “Ikhlaskanlah amal, maka sedikit darinya mencukupimu”. 3. Dapat Dipercaya Kesempurnaan dari sebuah keikhlasan adalah bisa dipercaya. Dalam hal itu, Allah SWT telah berfirman di dalam QS 3323 yang berbunyi “Orang-orang yang menepati apa yang telah mereka janjikan kepada Allah” QS 33 23 al Ghozali, 2006 215. Pahamilah bahwasannya segala sesuatu tergambar dan dicampuri oleh yang lainnya. Maka saat Ia suci dari campuran dan bersih dari apapun, niscaya Ia bisa dinamakan sebagai yang bersih atau khalis. Sementara sesuatu yang dinamakan dengan perbuatan suci dan bersih adalah ikhlas. Contoh Ikhlas Terdapat beberapa contoh yang dapat kita ambil hikmah serta pelajarannya. Yang pertama adalah saat seseorang sedang bekerja lalu mendengarkan adzan dhuhur, setelah itu Ia langsung bergegas pergi ke masjid untuk melaksanakan sholat dhuhur. Namun hati dan juga pikirannya dilatarbelakangi karena Ia hanya ingin menghindari pekerjaannya itu. Maka orang tersebut tidak dapat kita golongkan ke dalam orang-orang yang ikhlas. Sebab, alasan yang Ia miliki adalah salah satu alasan yang salah, karena Ia melakukan sholat dhuhur untuk menghindari pekerjaan bukan karena Allah SWT. Lalu untuk contoh yang kedua adalah saat seseorang melakukan amal dengan cara sodaqoh ataupun infaq yang bertujuan untuk mencari perhatian orang lain. Maka amal perbuatan tersebut tidak dapat dikatakan sikap ikhlas. Macam-Macam Fungsi Ikhlas Berikut ini adalah beberapa macam fungsi ikhlas yang perlu kamu pahami dan dapatkan, antara lain a. Sebagai sumber rezeki pahala yang sangat besar dan bisa meraih kebaikan dari kebaikan seseorang yang melakukannya. b. Ikhlas bisa menyelamatkan pelakunya dari sebuah azab yang keji di hari kiamat nanti. c. Allah SWT akan memberikan hidayah ataupun petunjuk, sehingga kita tidak akan tersesat dalam mencari jalan yang benar. d. Jalan keselamatan menuju akhirat hanya bisa kita dapatkan dengan ikhlas. e. Amal ibadah kita akan diterima oleh Allah SWT. f. Akan memperoleh naungan dari Allah SWT di hari akhir nanti. g. Kehidupan kalbu dan kebebasan dari segala macam kesedihan di dunia ini tidak bida kita realisasikan kecuali dengan keikhlasan. h. Membuat hidup kita menjadi lebih tenang dan tentram. i. Memperoleh perlindungan dari Allah SWT. Tips Supaya Ikhlas Dalam Beramal Ada beberapa tips yang bisa kita terapkan untuk menghindari sikap riya ataupun ujub. Sehingga amal perbuatan yang kita lakukan menjadi lebih ikhlas murni karena Allah SWT. Cara tersebut yaitu dengan menata hati dan juga pikiran kita bahwasannya ibadah yang kita lakukan adalah salah satu karunia dari Allah SWT. Jadi, dengan pikiran kita yang seperti itu, maka kita tidak akan menyombongkan diri. Bahwa apa yang kita lakukan adalah murni dari diri kita sendiri dan rahmat dari Allah SWT yang telah diberikan kepada kita. Sehingga kita dapat melakukan ibadah kepada Allah SWT. Jika berbicara mengenai ikhlas dalam amal perbuatan, terdapat cara yang bisa kita lakukan agar amal yang kita lakukan diterima oleh Allah SWT. Salah satunya yaitu dengan menganggap bahwa semua yang ada di dunia ini termasuk juga harta yang kita miliki hanyalah Fadilah dan karunia dari Allah SWT yang dititipkan kepada kita. Sehingga saat kita memberikan sebagian rezeki kita kepada orang-orang yang membutuhkan, anggap saja itu hanyalah titipan Allah SWT yang ditujukan untuk orang yang kita bantu. Dengan begitu, kita akan terhindar dari sikap riya yang menganggap bahwa sedekah kepada orang yang membutuhkan adalah sesuatu yang membanggakan dan patut diketahui banyak orang. Doa Supaya Selalu Ikhlas اللهم ارزقنا الإخلاص والإستقامة وحب الله وحب من أحب Allahummarzuqnal-ikhlas wal Istiqomah wa hubbAllah wa hubba man ahabbah. Artinya Ya allah, berikan kami rizki berupa ikhlas, istiqomah, cinta kepadamu dan cinta kepada orang-orang yang mencintaimu. Setelah kita mengetahui tentang pengertian ikhlas beserta dengan ciri-cirinya, semoga kita bisa mengamalkan dan selalu dalam limpahan rahmatnya. Rekomendasi Buku & Artikel Terkait ePerpus adalah layanan perpustakaan digital masa kini yang mengusung konsep B2B. Kami hadir untuk memudahkan dalam mengelola perpustakaan digital Anda. Klien B2B Perpustakaan digital kami meliputi sekolah, universitas, korporat, sampai tempat ibadah." Custom log Akses ke ribuan buku dari penerbit berkualitas Kemudahan dalam mengakses dan mengontrol perpustakaan Anda Tersedia dalam platform Android dan IOS Tersedia fitur admin dashboard untuk melihat laporan analisis Laporan statistik lengkap Aplikasi aman, praktis, dan efisien

Jawabannyaadalah tawakal. Dilansir dari AboutIslam.net, tawakal bisa kita peroleh dengan memahami kebutuhan kita dihadapan Allah SWT. Dengan begitu, kita akan meminta pertolongan Allah SWT ibarat ketika kita tenggelam dan

عن أسامة بن زيد بن حارثة رضي الله عنهما قال أرسلت بنت النبي صلى الله عليه وسلم إنَّ ابني قد احتُضِر فاشْهَدنَا، فأرسَل يُقرِىءُ السَّلام، ويقول إنَّ لِلَّه ما أَخَذ ولَهُ ما أَعطَى، وكلُّ شَيءٍ عِنده بِأجَل مُسمَّى فَلتَصبِر ولتَحتَسِب». فأرسلت إليه تُقسِم عَليه لَيَأتِيَنَّها، فقام ومعه سعد بن عبادة، ومعاذ بن جبل، وأبي بن كعب، وزيد بن ثابت، ورجال رضي الله عنهم فَرفع إلى رسول الله صلى الله عليه وسلم الصَّبِي، فأَقعَدَه في حِجرِه ونَفسه تَقَعقَع، فَفَاضَت عينَاه فقال سعد يا رسول الله، ما هذا؟ فقال هذه رَحمَة جَعلَها الله تعالى في قُلُوب عِباده» وفي رواية في قلوب من شاء من عباده، وإنَّما يَرحَم الله من عِبَاده الرُّحَماء». [صحيح] - [متفق عليه] المزيــد ... Dari Usāmah bin Zaid bin Hāriṡah -raḍiyallāhu 'anhumā- ia berkata, "Salah seorang puteri Nabi -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- pernah mengutus seseorang untuk memberitahu kepada beliau, bahwa anaknya sedang sakaratul maut, maka dari itu beliau diminta untuk hadir. Beliau hanya mengirimkan seorang utusan untuk menyampaikan salam, seraya bersabda, "Sesungguhnya milik Allah-lah segala yang Dia ambil, dan kepunyaan-Nya pula segala yang Dia beri, dan segala sesuatu di sisi-Nya telah ditentukan, maka hendaklah dia bersabar dan mengharap pahala dari Allah." Kemudian puteri beliau mengirimkan berita kembali kepada beliau yang disertai sumpah agar beliau berkenan untuk hadir. Lantas beliau berangkat bersama Sa'ad bin 'Ubādah, Mu'āż bin Jabal, Ubay bin Ka'ab, Zaid bin Ṡābit, dan beberapa sahabat yang lain. Kemudian anak yang sakit itu diberikan kepada Rasulullah -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- dan didudukkan di pangkuan beliau dalam keadaan nafasnya terengah-engah. Tiba-tiba air mata beliau menetes. Sa'ad bertanya, "Wahai Rasulullah, air mata apakah ini?" Beliau menjawab, "Tetesan air mata ini adalah rahmat yang dikaruniakan Allah -Ta'ālā- ke dalam hati para hamba-Nya." Dalam riwayat lain disebutkan, "Ke dalam hati hamba-hamba yang dikehendaki-Nya. Sesungguhnya Allah hanya menyayangi hamba-hamba-Nya yang penyayang." Hadis sahih - Muttafaq 'alaih Uraian Usāmah bin Zaid -raḍiyallāhu 'anhu- menuturkan bahwa salah seorang puteri Rasulullah -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- mengutus seseorang untuk mengabarkan bahwa puteranya sedang sekarat. Yakni sedang menghadapi kematian. Ia meminta beliau untuk hadir. Ketika sang utusan itu sudah menyampaikannya kepada Rasulullah -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam-, beliau bersabda, "Perintahkan dia puterinya untuk bersabar dan mengharap pahala dari Allah. Sesungguhnya milik Allah-lah segala yang Dia ambil, dan kepunyaan-Nya pula segala yang Dia beri, dan segala sesuatu di sisi-Nya telah ditentukan." Nabi -'alaihi aṣ-ṣalātu wa as-salām- memerintahkan kepada orang yang diutus oleh putrinya agar menyuruh putrinya itu -ibu anak kecil tersebut- dengan beberapa kata berikut Beliau bersabda, "Hendaklah dia bersabar." Yakni, terhadap musibah ini. "Dan hendaklah dia mengharap pahala." Yakni, hendaknya dia mengharap pahala dari Allah atas kesabarannya. Sebab, ada orang yang bisa sabar tetapi tidak mengharap pahala dari Allah. Tetapi jika dia sabar dan mengharapkan pahala dari Allah. Yakni, beliau ingin dengan kesabarannya itu Allah akan memberinya balasan dan ganjaran. Inilah sikap mengharap pahala. Sabda beliau, "Sesungguhnya milik Allah-lah segala yang Dia ambil, dan kepunyaan-Nya pula segala yang Dia beri." Ini merupakan kalimat yang agung. Jika segala sesuatu itu milik Allah, maka jika Dia mengambil sesuatu darimu, maka sesuatu itu memang milik-Nya. Jika Dia memberimu sesuatu, itu adalah milik-Nya. Lantas kenapa engkau murka jika Dia mengambil darimu hal yang memang merupakan milik-Nya? Oleh sebab itu, disunahkan bagi seseorang apabila ditimpa musibah, hendaklah dia mengucapkan, "Innā lillāhi wa innā ilaihi rāji'ūn sesungguhnya kita ini milik Allah dan kepada-Nya kita kembali". Yakni, kita milik Allah, Dia melakukan apa saja kepada kita sesuai kehendak-Nya. Demikian pula apa yang kita cintai, jika Dia mengambilnya dari kita, maka itu adalah milik-Nya -Subḥānahu wa Ta'ālā-. Menjadi hak Allah untuk mengambil dan memberi. Bahkan yang Dia berikan kepadamu, bukanlah menjadi milikmu, tetapi milik-Nya. Karena itu engkau tidak bisa menggunakan apa yang Dia berikan kepadamu kecuali sesuai dengan arah yang Dia bolehkan. Ini merupakan dalil bahwa milik kita yang diberikan oleh Allah adalah kepemilikan yang terbatas. Kita tidak bisa menggunakannya secara mutlak. Karena itu, beliau bersabda, "Menjadi hak Allah untuk mengambil dan memberi." Jika apa yang Allah ambil itu milik-Nya, kenapa kita gelisah tidak sabar? Bagaimana bisa kita marah kepada pemilik yang mengambil milik-Nya -Subḥānahu wa Ta'ālā-? Ini bertentangan dengan akal dan dalil naqli. Beliau bersabda, "Dan segala sesuatu telah ditentukan ajalnya di sisi-Nya." Segala sesuatu ada ketetapannya di sisi-Nya. Perkataan, "Bi ajalin musammā", artinya ajal tertentu. Jika engkau telah meyakini hal ini, yaitu bahwa menjadi hak Allah untuk mengambil dan memberi, dan segala sesuatunya telah ditentukan ajalnya di sisi-Nya, maka engkau akan merasa puas kanaah. Ungkapan terakhir ini menunjukkan bahwa seseorang tidak mungkin mampu merubah ajal yang sudah ditentukan, baik disegerakan atau diakhirkan. Sebagaimana firman Allah -Ta'ālā-, "Bagi setiap umat ada ajal batas waktu. Apabila ajalnya tiba, mereka tidak dapat meminta penundaan atau percepatan sesaat pun." Jika sesuatu telah ditetapkan takdirnya, tidak dapat dipercepat atau ditunda, maka tidak ada manfaatnya gelisah dan murka, karena walaupun engkau gusar tidak sabar dan murka, engkau tidak akan mampu merubah sesuatu pun yang sudah ditetapkan. Kemudian sang utusan tersebut memberitahu puteri Nabi -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- mengenai pesan beliau yang harus disampaikan kepadanya. Akan tetapi sang puteri kembali mengutusnya untuk memintanya agar datang. Maka berangkatlah beliau bersama sejumlah sahabatnya. Setibanya di sana beliau menggendong sang anak yang nafasnya terengah-engah naik turun. Seketika itu Rasulullah -'alaihiṣ salatu wa as-salam- menangis dan kedua matanya berlinang, sehingga Sa'ad mengira bahwa Rasulullah -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- menangis karena resah. Nabi -'alaihi aṣ-ṣalātu wa as-salām- bersabda, Ini adalah kasih sayang." Yakni, aku menangis karena sayang kepada anak ini bukan karena gelisah tidak sabar terhadap takdir. Selanjutnya beliau -'alaihi aṣ-ṣalātu wa as-salām- bersabda, "Sesungguhnya Allah hanya mengasihi hamba-Nya yang pengasih." Hadis ini menjadi dalil dibolehkannya menangis karena mengasihi orang yang terkena musibah. Terjemahan Inggris Prancis Spanyol Turki Urdu Bosnia Rusia Bengali China Persia Tagalog Indian Orang Vietnam Kurdi Tampilkan Terjemahan
RenunganKeluarga Allah Jumat, 02 Desember 2016 BACAAN HARI INI. Kolose 1:9-23. RHEMA HARI INI. Kolose 1:16 karena di dalam Dialah telah diciptakan segala sesuatu, yang ada di sorga dan yang ada di bumi, yang kelihatan dan yang tidak kelihatan, baik singgasana, maupun kerajaan, baik pemerintah, maupun penguasa; segala sesuatu diciptakan oleh Dia
Sentiasa melangkah ke hadapan dalam hidup kita. Kerana setiap apa yang terjadi dalam kehidupan kita itu, Allah telah merancang apa yang terbaik buat kita.. Jika akhirnya kamu tidak bersama dengan orang yang sering kau sebut dalam doamu, mungkin kamu akan dibersamakan dengan orang yang diam-diam mendoakanmu. “ Di setiap pengakhiran solat, tidak pernah sekalipun kita terlupa untuk mendoakan kebahagiaan antara kita dan dia. Tanpa henti meminta semoga Allah mengekalkan hubungan yang dibina atas dasar cinta. Kita yakin dia yang terbaik. Yakin dia jodoh yang memang Allah tetapkan untuk dijadikan peneman untuk setiap langkah menghadapi hari-hari yang mendatang. Kita mahukan segala impian dan harapan jadi kenyataan. Jadi realiti. Tapi.. …tanpa diduga segalanya hanya sementara. Semua kegembiraan dan kebahagiaan itu akhirnya terhenti di pertengahan jalan. Segalanya musnah. Hancur berkecai. Dunia seolah-olah gelap. Kita rebah runtuh sama seperti cinta yang berkecai itu. Dan di saat itu, kita mula ragu. Marah. Sakit hati. Curiga. Segalanya jadi bercelaru. Kucar-kacir. Syaitan memulakan peranannya.. Saat hati rawan, makin mudah kita diperdaya. Saat hati rapuh, segalanya akan nampak salah di mata. Amarah mengusai hati, jiwa dan fikiran. Kita mula mempersoalkan segalanya. Setiap apa yang kita pernah doakan dahulu. Di hati terdetik “ Allah janjikan kebahagiaan untuk hambanya yang berdoa. Selama ni aku tak pernah berhenti berdoa supaya dijodohkan dengan dia. Tapi kenapa Allah tetap ambil dia dari aku? Kita terlupa. Kita hanya manusia. Hamba yang lemah. Kita hanya merancang tapi tak semua perancangan yang kita rangka itu adalah sebaik-baik perkara untuk diri kita. Manusia Merancang Dengan Cita-Cita. Tapi Allah Merancang Dengan Cinta. Banyak perkara yang kita terlepas pandang dalam tempoh kita merancang itu. Kadang-kadang cinta buat kita jadi buta hati. Yang buruk kekal nampak indah. Kekal cantik. Semuanya hanya kerana cinta yang menguasai diri. Untuk cinta kadangkala kita rela menidakkan yang Ya dan mengiyakan yang Tidak. Buta lagi membutakan jika paksinya bukan Tuhan. – Tribulasi 365 Hari, Dr. Anwar Fazal. Tarik nafas. Bertenang. Cuba ambil masa untuk bersendiri. Bukan bersendiri untuk menangis meratap. Bukan untuk berduka. Tapi cuba untuk muhasabah diri kita sendiri. Cuba untuk imbas kembali apa yang kita telah lakukan sepanjang tempoh percintaan kita dahulu. Ya, memang betul. Tak pernah sekalipun kita terlupa untuk doakan kebahagiaan antara kita dan dia berkekalan. Tapi tanya diri kita kembali, ikhlaskah hati kita saat kita meminta itu ? Adakah hanya kerana cinta pada manusia semata-mata ? Jodoh itu unik. Seringkali yang dikejar-kejar menjauh. Yang tak sengaja mendekat. Yang seakan sudah pasti menjadi ragu. Yang awalnya diragukan menjadi pasti. Yang selalu diimpikan, tak berujung pernikahan. Yang tak pernah difikirkan, bersanding dipelaminan. – Unknown. Allah itu Maha Adil. Dia mendengar setiap permintaan kita. Setiap pengharapan. Setiap bait-bait doa. Walaupun kita seorang pendosa, Allah masih tetap memakbulkan soa-doa kita. Tanpa sebarang perasaan benci. Tapi jika begitu, kenapa Allah masih tidak memakbulkan apa yang kita mohon itu? Kenapa Allah biarkan hati kita berduka atas kebahagiaan yang hanya tinggal angan-angan? Kenapa Allah biarkan kita bersedih andai benar Dia sayangkan kita? Kita terlupa siapa diri kita. Siapa kita yang sebenarnya. Apa hak kita untuk mempertikaikan setiap aturan Sang Pencipta? Allah tak kejam. Tak pernah sekalipun Dia kejam pada hambaNya. Kita hanya tahu menunding jari. Hanya tahu menyalahkan setiap takdir yang ditetapkan bila mana keinginan dan kemahuan kita tidak dipenuhi. Tanpa kita sedar Allah pegang semua permintaan kita itu kemas-kemas. Allah tak tunaikan semuanya kerana Dia lebih tahu apa yang terbaik buat diri kita. Dia telah aturkan perjalanan yang jauh lebih indah dari apa yang kita rancang. Percaya saja. Tuhan menggenggam semua doa. Lalu dilepaskanNya satu persatu di saat yang paling tepat. Sabar. Allah takkan biarkan hambaNya berduka selamanya. Dia hanya mahu kita kembali ke jalanNya. Ke jalan yang sepatutnya. Dia berikan perpisahan agar kita sedar itu bukan yang terbaik buat kita. Bukan bermakna Allah tak sayangkan kita. Kadang, tanda cinta Allah terhadap seseorang itu Allah akan biarkan hati dia hancur berkali-kali sampai dia rasa tak ada lagi harapan di dunia ini. Dan itu akan membuat dia punya harapan hanya untuk allah saja. – Syeikh Abdul Kadir Jailani. Allah Tahu Apa Yang terbaik. Dia Aturkan Semuanya Jadi Cukup Indah. Kita hanya perlu yakin dan menanti saat dan ketika itu tiba. Dekatkan diri padaNya. Menangislah memohon ampun di atas dosa-dosa lalu. Semoga Dia permudahkan jalan kebahagiaan kita. Bila tiba masanya, kebahagiaan yang sebenar akan kunjung tiba. Kebahagiaan yang kita sendiri tak pernah terfikir dan terlintas. Apatah lagi kebahagiaan yang hadir bersama redha Allah. Trust in Allah timing. Rely on His promises. Wait for His answers. Enjoy His blessings. Relax in His remembrance. Janganlah Kita Salahkan Takdir Andai Perpisahan Berlaku.. Kita sepatutnya bersyukur kerana Allah dah peliharakan diri kita dari kedukaan yang lebih dalam. Atas sebab itu Dia sedarkan kita dari mimpi dan impian palsu itu lebih awal. Cinta, jika bukan bermisikan syurga, nikmat bahagia tidak akan kekal lama. Yang namanya cinta akan tiba hanya bila kita terlebih dahulu mendahulukan Tuhan dan ayahbonda dalam semua perkara. Percayalah dia’ nanti akan muncul di depan mata tanpa disangka-sangka. Saat itu barukita tahu betapa benarnya untuk meletakkan cinta pada tempatnya sebelum hadirnya dia’ – Diagnosis2 Andai Allah tak sayangkan kita, mungkin Dia akan biarkan kita terus hanyut dengan cinta palsu yang kita bina sendiri itu. Dan akhirnya kita rebah tersungkur bersama luka yang dalam hingga tak mampu lagi untuk bangkit kembali. Maka, yakinlah dengan ketentuan Allah. “La tahzan innallaha ma’ana.” “Don’t be sad. Allah is with us.” Artikel ini adalah perkongsian yang dihantar ke Inbox kami oleh penulis yang ingin dikenali sebagai CikDaa. Boleh lawati blognya disini
Dikutipdari buku Kumpulan Kultum Ramadhan: Berkaca pada Jiwa 2 yang ditulis oleh Prito Windiarto & Taupiq Hidayat (2021), berikut adalah contoh kultum singkat yang menginspirasi: 1. Keistimewaan dan Keutamaan Puasa. "Alhamdulillah, segala puji hanya untuk-Nya, penguasa alam semesta. Tak terasa, hari ini kita sudah berada di masa bulan kemuliaan.
Agustus 5, 2021Agustus 4, 2021 Worship Audio RHEMA HARI INI Efesus 320 Bagi Dialah, yang dapat melakukan jauh lebih banyak dari pada yang kita doakan atau pikirkan, seperti yang ternyata dari kuasa yang bekerja di dalam kita, “Sepertinya doa saya tidak didengar Tuhan, yah? Saya minta ini kepada Tuhan, tapi kok malah dapat yang itu? Saya jadi takut mau minta sama Tuhan.” Berapa banyak dari kita yang pernah merasakan dan berpikir seperti itu? Sering kali kita diperhadapkan pada keadaan yang jauh berbeda dengan apa yang kita harapkan, bahkan kita doakan. Padahal kita merasa kita telah mendoakannya dengan sungguh-sungguh, tetapi tetap saja kita tidak menerimanya. Akhirnya hal itu membuat kita malas berdoa, kecewa sama Tuhan, dan menjauh dari-Nya. Kita merasa semua sia-sia. Tidak ada gunanya berdoa dan berharap kepada Tuhan. Kalau itu yang tengah kita pergumulkan, berbesar hatilah. Pada umumnya, kita percaya kalau Allah peduli dengan hidup kita dan akan memberikan sesuai dengan yang kita butuhkan. Namun dalam ayat rhema hari ini, Paulus justru menyampaikan kalau Allah justru bisa memberikan hal yang jauh lebih besar dari kebutuhan dan keinginan kita. Dia bukan Allah yang hanya peduli sebatas kebutuhan kita saja, tetapi Dia adalah Allah yang bisa melakukan jauh lebih besar dari itu. Cara pandang kitalah yang membuat pola pikir kita terbatas, tetapi saat kita mampu memandang seperti cara Tuhan, maka kita akan mengerti cara kerja Tuhan. Benar, Tuhan bukan sosok yang senang membuat umat-Nya menderita. Dia senang memberikan pemberian yang baik kepada anak-anak-Nya Mat. 711 dan Dia memberi karunia-karunia yang sempurna kepada setiap orang Yak. 117. Ya, Tuhan suka memberi hadiah yang sempurna dengan cara-Nya yang sempurna. Tuhan peduli terhadap hidup kita dan bahkan memberikan lebih dari yang kita doakan. Tuhan lebih tau apa yang terbaik untuk kita. Oleh karena itu, tetaplah berdoa dan percaya, jangan lelah untuk berharap pada-Nya. Kalaupun doa kita belum dijawab atau mungkin keadaan terasa jauh dari yang kita harapkan, jangan menunduk! Angkatlah pandangan kita dan percayai apa yang jauh lebih baik dari yang semula kita inginkan pada akhirnya pasti menjadi milik kita. RENUNGAN PANDANGAN yang SEMPIT membuat kita hanya berpikir dengan CARA MANUSIA, bukan CARA TUHAN. APLIKASI 1. Pernahkah Anda mengalami dan merasakan cara Tuhan berpikir dan melihat sangat berbeda dari cara Anda berpikir dan melihat sesuatu? 2. Menurut Anda, mengapa pandangan yang sempit membuat kita hanya berpikir dengan cara manusia? 3. Langkah-langkah apa yang akan Anda ambil untuk dapat memiliki pola pikir yang sama seperti Tuhan? Tuliskan. DOA UNTUK HARI INI “Ya Bapa, ampuni kami jika terkadang kami kecewa bahkan menjauh dari Engkau. Ajar kami untuk dapat memandang sesuatu seperti Engkau memandang, sehingga kami memiliki pola pikir yang sama seperti-Mu. Kami percaya, semua yang Kau rancangkan dan yang terjadi dalam hidup kami adalah yang terbaik bagi kami. Di dalam Nama Yesus kami berdoa. Amin.”
Sehinggarumus titipan yang sebenarnya adalah Ketika di titipkan maka harus siap di ambil. Dan akan menjadi lebih baik Ketika titipan di ambil dalam kualitas yang menyenangkan pemiliknya. Lantas bagaimanakah kita menyikapi harta yang hanya titipan dari Allah, dan yang paling berbahaya adalah ketika seseorang sudah merasa bahwa titipan itu

Kenapa kita diuji oleh Allah, ini yang biasa bermain dalam fikiran point kita sebenarnya diberi ujian untuk kita belajar & untuk kita melihat kelemahan diri sendiri. Kalau tak ada ujian nanti kita akan jadi syok sendiri. Kita akan rasa diri kita betul, kita rasa kita boleh & sebagainya. Cuba tengok orang syok sendiri? Hidup susah ke hidup senang?Biasanya hidup dia senang, belum kerja lagi, belum lalu susah lagi. Masih duduk bawah tanggungan mak bapak & sebagainya. So korang nak jadi macam tu ke?Dah tentu tak kan. Sebab tu kita patut bersyukur sebab kita dipilih untuk diberi ujian dari Allah & ofcoz ujian ni diberi adalah untuk mematangkan diri kita juga, dan ujian dari Allah lah yang akan menentukan siapa diri kita yang sebenarnya. Ujian akan buat kita melihat kepada kebenaran. Ujian akan buat kan nampak kelemahan diri & kelebihan pada diri kita sendiri. Dengan ujian la kita dapat kenal diri kita sendiri. Jangan cakap dah kenal diri kalau ujian pun tak seberapa. So ujian adalah tanda kasih sayang dari Allah. Ujian bukan musibah. Musibah yang sebenar ialah orang yang tiada ujian dalam hidup. Yang ni kena kena jaga jaga. Something wrong with your life! 1. Ujian bagi kita pelajaran Dengan ujian lah kita belajar. Kalau kita tak belajar, macam mana kita nak matang?Bila Allah bagi ujian, bermaksud Allah nak bagi kita pengalaman & ilmu. Ada benda yang kita tak tahu selagi kita tak lalu. Bila kita dah lalu, kita akan rasa. Dengan rasa itu lah kita jadi tahu. Ujian dari Allah tu bukan bala. Tapi anugerah dari Allah untuk diri kita. Dengan ujian kita menjadi manusia yang berpengetahuan. Dan dengan pengetahuan ini lah yang akan menjadi senjata kita untuk survive dalam kehidupan. Dengan ujian, kita akan tahu kelemahan diri kita. Dengan ujian, kita belajar yang mana baik & yang mana buruk. Dengan ujian kita akan belajar dari kesilapan kita sendiri. Inilah ujian hidup dari Allah. Ujian yang akan mematangkan fikiran kita. Tanpa ujian, kita manja & tak kuat. Bahkan kita akan jadi manusia yang lemah. Kita kuat macam sekarang ni pun sebab macam macam kita dah lalu, cuba kita dimanjakan sejak kecil, adakah kita akan jadi seperti sekarang? 2. Ujian buka minda kita Kalau tak ada ujian, otak kita ni sampai bila bila akan tertutup. Tak matang dengan semua benda yang ada kat dalam dunia ujian, kita takkan tahu & takkan sedar yang mana baik & buruk. Kadang kita rasa dah pandai dalam dunia ni, tapi bila duji sikit, baru kita tahu yang kita ni ada banyak kelemahan. So ujian tu membuka minda kita untuk kita menuju kearah yang lebih baik. Lagi banyak ujian yang kita terima, lagi terbuka minda kita. Luas pengetahuan & luas mata memandang. Perkara yang dilihat dengan zahir, mungkin tak sama dengan hakikatnya. 3. Ujian kuatkan diri kita Kalau kita tak diuji, kita takkan tahu kelemahan kita sampai bila dengan ujian sahaja kita boleh mengenal siapa diri kita yang sebenarnya. Bila ujian datang pada diri kita, itu bermaksud Allah hendak kita perbaiki apa yang perlu kita perbaiki pada diri. Dengan jalan ujian lah, kita akan menjadi manusia yang kuat. Kuat jiwa, kuat iman & kental sampai bila bila. Tanpa ujian, kita ni hanya la kanak kanak yang baru dilahirkan. Hanya tahu dimanjakan sepanjang masa. Ujian dari Allah lah yang buatkan kita bertambah matang. 4. Ujian hidup untuk kita persiapkan diri Ujian adalah persiapan untuk diri zahir & batin kita sebelum menuju ke syurga. 1 tempat yang akan kekal abadi buat selama lamanya. Tapi sebelum kita kesana, kita dituntut untuk belajar tentang kehidupan. Dan semuanya kita dapat melalui dunia ni. Hanya dengan ujian, kita dapat belajar sesuatu yang sangat berharga didalam hidup. Kalau tak ada ujian, macam mana kita nak tahu erti penderitaan? Macam mana nak tahu erti susah? Dah ujian pun tak ada. Bila kita tak tahu semua tu, macam mana kita nak matang? Macam mana kita nak faham tentang kehidupan? Menghargai apa yang tak pernah kita hargai?Macam mana kita nak melayakkan diri untuk masuk ke syurga Allah dalam keadaan kita tak matang dengan kehidupan? Sebab tu la Allah bagi ujian. Supaya kita jadi orang yang hebat sebelum masuk ke syurga Allah. 5. Dengan ujian kita menjadi hebat Dengan ujian je kita boleh jadi orang yang hebat. Tak ada orang yang hebat tapi tak melalui tak ada. Serius tak lah yang membentuk diri kita ni untuk menjadi seorang yang hebat. Ujianlah yang buatkan kita menjadi seorang yang disegani & ditakuti. Tanpa ujian, sapa la kita ni. Budak budak baru nak membesar je. So kalau ada ujian, bertenang dulu. Ucapkan syukur pada Allah. InsyaAllah ujian tu Allah akan bantu. Tak ada yang lahir kat dunia ni terus jadi hebat. Semua nya kena lalu ujian dia dulu. Cuba ambil contoh para Nabi. Lagi tinggi pangkat Nabi disisi Allah, lagi besar ujian dia. Bukan semua Nabi tu sama ujian dia. Lagi dekat dengan Allah, lagi gila ujian yang Nabi lalu. Ujian untuk kita tahu tahap diri kita ni tengah ada kat level yang mana. Paling penting untuk tahu semua kelemahan diri sendiri. Baru la kita kenal sapa diri kita. Sebab rasa berat nak solat Punca gaji tak cukup Sebab susah tidur malam Tanda kemurungan Kenapa jiwa rasa gelisah? 6. Dunia ini tempat untuk kita belajar Betulkan pemikiran kita, teruskan belajar tentang kehidupan. Apa sahaja ujian yang datang ketahui lah itu adalah ujian supaya kita dapat belajar sesuatu yang baru. Tanpa ujian kita takkan belajar. Tanpa ujian kita takkan tahu apa itu penderitaan. Ujian akan buat ilmu & pengalaman kita bertambah. Pengalaman itu adalah sesuatu yang berharga. So buat rilek & buat piss, tanamkan dalam diri kita, yang kita ni sedang belajar je kat dunia ni. Allah kan ada. Setiap ujian yang Allah bagi mesti ada jalan keluarnya. Hanya perlu yakin dengan kuasa Allah. InsyaAllah semuanya akan berubah. 7. Jangan takut dengan ujian Kita boleh hadapi ujian dengan tenang jika kita selalu meletakkan diri kita bersama Allah. Dekatkan diri kepada Allah, insyaAllah ujian yang ada didepan mata kita akan menjadi mudah. Kita bukan keseorangan didunia ni. Mungkin kita rasa kita keseorangan tapi pada hakikatnya kita tak keseorangan. Allah itu sentiasa ada untuk diri kita. Kita sahaja yang tak perasan keberadaanNya. Kalau nak tahu, ujian ni adalah anugerah untuk hamba hambaNya yang terpilih. Kita dipilih untuk diuji, kerana Allah nak kita belajar sesuatu dari ujian tu. Tanpa ujian, siapa lah kita dihari ini. Ujian lah yang membentuk diri kita sebagai manusia yang kuat. Tanpa ujian, dah tentu kita lemah macam zaman kanak kanak dulu. 8. Jangan rendahkan ujian orang lain Bila orang lain bercerita tentang ujian dia, jangan sesekali kita merendahkan ujian yang dia sedang lalu. Contoh kita cakap “ujian aku lagi teruk dari kau” – “ujian kau tak seberapa lagi dari aku”Tak boleh kita compare & rendahkan ujian orang lain dengan ujian kita. Setiap orang tu diuji mengikut kapasiti masing masing. Ujian tu mungkin nampak biasa pada diri kita, tapi sangat berat bagi yang melaluinya. Sama juga dengan ujian diri kita, pada orang lain, ujian yang kita lalu mungkin biasa biasa. Tapi pada diri kita sendiri?Renung renungkan semula apa yang kita lalu. Kesimpulan Ujian dari Allah, adalah satu anugerah. Bukan satu bala atau mala petaka. Lihatlah dengan mata hati, lihatlah apa yang kita dah capai dalam diri kita kita akan jadi seorang yang berfikiran luas seperti sekarang, jika kita tak uji? Adakah kita tahu nilai kasih sayang, jika kita tak diuji dengan keluarga? Adakah kita tahu nilai duit jika kita tak diuji dengan masalah kewangan? Semua ujian yang Allah bagi tu bersebab. Bukan suka suka. Terimalah ujian dari Allah dengan hati yang redha. Hanya Allah tempat kita mengadu & meminta pertolongan. InsyaAllah.

Kebanyakandaripada kita tidak ambil kisah tentang pilihan yang Allah S.W.T berikan terhadap umat manusia. Pilihan inilah yang akan dijadikan sebagai benteng pemisah antara kecemerlangan dunia dan akhirat, dan juga kegagalan seseorang adalah benteng 'nak ke tak nak?'. Ini merupakan benteng ajaib.

Setiap manusia pasti memiliki banyak keinginan. Terkadang kita merasa sulit bahkan tidak mampu untuk mewujudkan keinginan tersebut. Karena sejatinya adalah setiap sesuatu yang kita miliki adalah pemberian dari Allah SWT. Sekeras apapun usaha kita untuk mewujudkan sebuah keinginan, akan tetapi jika Allah SWT tidak menghendakinya, maka keinginan itupun tidak akan pernah hanyalah makhluk yang tidak memiliki kekuatan dan sesuatu adapapun jika Allah SWT tidak memberikannya. Oleh karena itu, dalam setiap hidup ini, kita sangat bergantung pada Allah SWT sebagai satu-satunya Tuhan yang patut disembah dan hanya Dia-lah yang mampu memberikan segala kebutuhan satu cara meminta kepada Allah SWT untuk mewujudkan keinginan kita adalah dengan berdoa. Selain berdoa, kita juga harus ikhtiyar berusaha untuk mewujudkan keinginan tersebut. Doa dan usaha harus seimbang agar keinginan kita lekas terkabul. Jika hanya berdoa tanpa usaha, itu akan sia-sia, dan jika hanya berusaha tanpa berdoa, itu berarti sombong. Perlu diketahui, bahwa berdoa merupakan salah satu perintah Allah kepada jugaSombong dalam IslamRiya’ Dalam IslamPenyakit Hati Menurut Islam Penyebab Hati Gelisah Menurut Islam Pengertian TakaburAllah SWT berfirman“Dan Tuhanmu berfirman “Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembah-Ku akan masuk neraka Jahannam dalam keadaan hina dina.” QS. Al Mu’min 60Lalu doa-doa apa saja yang dapat menunjang agar keinginan kita tercapai? Sejatinya setiap doa yang kita panjatkan akan dikabulkan oleh Allah SWT. Sebagaimana firman-Nya yang telah disebutkan di atas. Akan tetapi, Allah memiliki kebijakannya tersendiri dalam mengabulkan setiap doa-doa hamba-Nya. Ada yang langsung dikabulkan, ada yang disimpan untuknya di akhirat, atau diganti dengan dicegahnya dari Muhammad Saw. bersabda“Tiada seorang berdo’a kepada Allah dengan suatu do’a, kecuali dikabulkanNya, dan dia memperoleh salah satu dari tiga hal, yaitu dipercepat terkabulnya baginya di dunia, disimpan ditabung untuknya sampai di akhirat, atau diganti dengan mencegahnya dari musibah bencana yang serupa.” HR. Ath-ThabraniHal tersebut bukan karena Allah SWT tidak mampu mengabulkan doa yang kita panjatkan dengan sekitika. Melainkan Allah memiliki rencana tersendiri. Selain itu, kita juga harus memperhatikan adab-adab yang baik dalam Keutamaan Shalat HajatPenyebab Doa Tidak Dikabulkan Allah SWT Fadhilah Sholawat Fadhilah Surat YasinFadhilah Bismillah yang Luar Biasa10 Doa agar Kemauan TercapaiBerikut adalah doa-doa yang bisa dipanjatkan agar Doa agar Keinginan Tercapai, diantaranya1. Membaca Surat Al FatihahSalah satu bacaan surat yang mustajab dijadikan doa agar keinginan tercapai. Surat Al Fatihah merupakan “Ummul Kitab” atau induk dari Al Qur’an. Surat Al Fatihah juga merupakan surat yang wajib dibaca ketika shalat. Ayat ke 5 surat Al Fatihah berbunyi“Iyyakana’budu wa iyyakansta’in.”Artinya “Hanya Engkaulah yang kami sembah, dan hanya kepada Engkaulah kami meminta pertolongan.”Inti dari ayat di atas adalah bahwa kita mengakui hanya kepada Allah lah kita meminta pertolongan, dan mengharapkan bantuan untuk dapat menyelesaikan apapun yang tidak sanggup dikerjakan membaca surat Al Fatihah dapat mengabulkan suatu permohonan juga ditegaskan dalam Muhammad Saw. bersabdaAllah berfirman dalam hadist Qudsi “Aku membagi shalat antara Aku dan hamba-Ku menjadi dua dan untuk hamba-Ku apa yang ia minta.” Maka jika sang hamba membaca Alhamdulillahirabbil’alamin Allah berkata “Hamba-Ku menyukuri aku,” dan jika membaca Araahman arrahiim Allah berkata “Hamba-Ku memuji Aku,” dan jika membaca Maalikiyaumiddiin Allah berkata “Hamba-Ku pasrah kepada-Ku, dan jika membaca Iyyakana’budu wa iyyakanasta’iin, Allah berkata “Ini antara Aku dan hamba-Ku, dan untuk hamba-Ku apa yang ia minta,” dan jika membaca Ihdinashiratolmustaqiim shiratoladzina an’amta alaihim ghairil maghdhubi’alaihim waladhoollin, Allah berkata “Ini untuk hamba-Ku dan untuk hamba-Ku apa yang ia pinta.” HR. MuslimDengan banyak membaca surat Al Fatihah diharapkan doa kita akan cepat terkabul. Sebagaimana inti dari ayat ke 5 surat jugaKeutamaan Doa Kanzul Arasyi Doa untuk mendapatkan Jodoh dalam IslamBacaan Doa Shalat TahajudKeutamaan Doa NurbuatDoa Ibu Hamil Untuk Anak Dalam Kandungan2. Membaca Surat Al IkhlasSurat Al Ikhlas adalah surat ke 112 dalam Al Qur’an. Surat ini hanya terdiri dari empat ayat. Adapun inti dari surat ini adalah tentang mengesakan Allah SWT. Kelebihan dari surat ini adalah seperti membaca sepetiga Al Qur’an, asbab masuk surga, dan asbab terampuninya dosa. Membaca surat Al Ikhlas juga dapat membantu terkabulnya sebuah sebuah hadist dikatakan“Sesungguhnya Rasullah Saw. mendengar seseorang berkata “Ya, Allah, sesungguhnya aku meminta kepada-Mu, bahwa diriku bersaksi sesungguhnya Engkau adalah Allah yang tidak ada ilah yang haq disembah kecuali Engkau Yang Maha Esa, Yang bergantung kepada-Mu segala sesuatu, Yang tidak beranak dan tidak pula dipernakkan, dan tidak ada seorangpun yang setara dengan-Nya,” kemudian Rasullah Saw. bersabda “Sungguh dirimu telah meminta kepada Allah dengan nama-Nya, yang jika Ia diminta dengannya pasti akan memberi, dan jika Ia diseur dengannya, pasti akan mengabulkannya.” HR. Abu Daud3. Membaca Doa HajatBegitu banyak doa-doa yang diajarkan Nabi Muhammad Saw. kepada kita untuk kehidupan sehari-hari. Mulai dari doa untuk makan, bercermin, masuk kamar mandi, dll. Doa-doa tersebut diajarkan kepada kita agar setiap perbuatan yang akan kita lakukan hendaklah meminta perlindungan kepada Allah SWT. Begitupun ketika kita saat memiliki hajat. Kita dianjurkan untuk melakukan shalat hajat dan berdoa. Adapun doa hajat adalah“Laa illaha illallahul haliimul kariimu subhanallahi robbil arsyil “azim. Alhamdulillahi robbil alamin. As aluka muujibaari rohmatika wa azaimaa maghfirotika wal ghoniimata min kulli birri wassalaamta min kulli itsmin laa tada’ lii dzamban illa ghafartahu walaa hamman illa farojhtahu walaa haajatan hiya laka ridhon illa qodhoitahaa yaa arhamar roohimin.”Artinya “Tidak ada Tuhan selain Allah Yang Maha Lembut dan Maha Pemyantun. Maha Suci Allah pemelihara Arsy Yang Maha Agung. Segala puji bagi Allah Tuhan seru seklaian malam. Kepada-Mu lah aku memohon sesuatu yang mewajibkan rahmat-Mu dan memperoleh keuntungan pada tiap-tiap dosa. Janganlah Engkau biarkan dosa daripada diriku, melainkan Engkau ampuni dan tidak ada sesuatu kepentingan, melainkan Engkau beri jalan keluar, dan tidak pula sesuatu hajat yang mendapat kerelaan-Mu, melainkan Engkau kabulkan. Wahai Tuhan Yang Maha Pengasih Dan Penyayang.”4. Membaca Surat Al Baqarah 285-286Ayat-ayat ini merupakan ayat terakhir dalam surat Al Baqarah. Biasanya ayat-ayat ini dibaca setelah ayat kursi atau sebagai penerus dari ayat kursi ketika hendak memanjatkan hajat atau Abu Mas’ud Al Badri Ra. bahawasanya Nabi Muhammad Saw. bersabda“Siapa yang membaca dua ayat terkahir dari surat Al Baqarah pada malam hari, maka ia akan diberi kecukupan.” HR. Bukhari MuslimKecukupan yang dimaksud dalam hadist tersebut adalah kecukupan bagi dunia dan akhirat. Maka segala kebutuhan kita di dunia dan akhirat akan terpenuhi jika kita mengamalkannya dengan baik. Tentunya, di samping itu kita juga harus senantiasa taat kepada Allah dengan menjalankan perintah-Nya dan menjauhi LainnyaBerikut doa lain terkait doa agar keinginan tercapai, diantaranya5. Perbanyak BerdzikirBerdzikir artinya mengingat Allah. Dengan memperbanyak mengingat Allah, maka kita pun akan lebih sering diingat oleh Allah, logikanya seperti itu. Selain itu, apabila kita sering mengingat Allah, maka akan lebih mudah terjaga dari perbutan maksiat yang dapat menghambat terkabulnya sebuah jugaAmalan Dzikir Pembuka RezekiAmalan IstighfarKeutamaan BerdzikirZikir Sebelum TidurDoa untuk Menghadapi UjianKeutamaan Ayat Kursi6. Perbanyak Membaca IstighfarAlasan utama seseorang berdoa kepada Allah SWT adalah agar segala kebutuhan dan keinginannya terpenuhi. Entah itu masalah ekonomi, konflik sosial, pekerjaan atau lain sebagainya. Membaca istighfar dapat mengeluarkan kita dari segala Muhammad Saw. bersabda“Barang siapa yang memperbanyak istighfar, niscaya Allah akan melapangkan kesusahannya, memberi jalan keluar pada setiap kesuakarannya, dan memberi rezeki tanpa diguga-duga.” HR. Abu Daud dan Nasa’i7. Membaca Ayat Kursi Al Baqarah 255Ayat kursi merupakan ayat ke 255 dalam surat Al Baqarah. Disebut sebagai ayat kursi karena isi dari ayat tersebut menjelaskan tentang kemartabatan Allah SWT dan mencakup nama Allah yang paling agung, yaitu Al Hayyu dan Al Qayyum. Karena alasan tersebut ayat ini juga diberi julukan sebagai ayat yang paling agung dalam Al Qur’an. Kesitimewaan tersebut memberikan nilai tambah ketika kita membacanya saat memiliki hajat atau keinginan agar Membaca Asmaul HusnaAsmaul Husna adalah sebutan bagi nama-nama Allah. Jumlah dari Asmaul Husna ada 99. Beberapa manfaat dari membaca Asmaul Husna, diantaranya mendapatkan kebaikan, berkah, perlindungan dari Allah SWT dan dikabulkannya SWT berfirman“Allah mempunyai Asmaul Husna, maka bermohonlah kepada-Nya dengan menyebut asmaul husna itu…” QS. Al-A’raf 71809. Membaca Shalawat NabiBersahalawat kepada Nabi Muhammad Saw. merupakan suatu penghormatan kepada beliau. Bahkan Allah SWT dan para malaikat-Nya pun bershalawat kepada Nabi. Suatu perbuatan yang amat tidak terpuji apabila kita mendengar nama Nabi Muhammad Saw. disebut, maka kita tidak bershalawat kepadanya. Selain bershalawat merupakan penghormatan kepada Nabi Muhammad Saw., dengan shalawat juga dapat menjadi asbab terkabulnya bin Khattab Ra. berkata “Saya mendengar bahwa doa itu ditahan di antara langit dan bumi, tidak akan dapat naik, sehingga dibacakan shalawat atas Nabi Muhammad Saw.” HR. Tirmidzi10. Membaca Surat YasinSelayaknya sebuah tubuh yang memiliki jantung, Al Qur’an juga memilikinya. Jantung Al Qur’an adalah surat yasin. Keistimewaan dari surat yasin sangatlah banyak, salah satunya adalah diampuni dosa-dosanya. Dengan diampuninya dosa, akan membuat diri kita menjadi lebih bersih. Sehingga dalam berdoa dapat dikabulkan dengan Muhammad Saw. bersabda“Barang siapa yang membaca surat yasin di permulaan siang dan mendahulukannya di depan hajatnya, maka hajat itu akan terpenuhi.” HR. Abasy Syaikhi dari Abi Hurairah Ra.Baca jugaShalat Hajat Keutamaan Shalat Hajat Manfaat Shalat Tahajjud Manfaat Shalawat NariyahAmalan Sunnah di Malam JumatCara-cara agar doa dikabulkan1. Puji-pujian terhadap Allah SWTMemuji Allah saat hendak berdoa merupakan adab yang baik dan patut untuk dilakukan. Adapun pujian terhadap Allah adalah dengan membaca hamdallah, dan tasbih.“Alhamdulillahi rabbil alamin.” Segala pujian bagi Allah, Tuhan semesta alam. “Subhanallah walhamdulillah wala ilaha illah wallahu akbar.” Maha suci Allah, dan segala puji bagi Allah, dan tida Tuhan selain Allah, dan Allah Maha Besar.Pujian-pujian tersebut adalah merupakan rayuan seorang hamba kepada Allah SWT ketika hendak berdoa. Diharapkan dengan memulai memuji Allah, Ia akan lebih memperhatikan doa Muhammad Saw. bersabda“Jika salah seorang di antara kamu berdoa, hendaknya memulai dengan memuji dan menyanjung Tuhannya, dan bershalawat kepada Nabi, kemudian berdoa apa yang dia kehendaki.” HR. Abu Daud2. Membaca Shalawat“Allahumma shalli ala saiyidina Muhammad wa ala alihi wa salim.” Wahai Tuhan kami, muliakanlah oleh-Mu, akan Nabi Muhammad, keluarga serta para sahabatnya, serta berikanlah kesejahteraan pada mereka sekalian.Sebelum mengutarakan keinginan kita, sebaiknya mendoakan Nabi Muhammad dan keluarganya serta para sahabatnya terlebih dahulu. Agar kebaikan-kebaikan dan pertolongan syafaat yang dibawa oleh Nabi Muhammad dan keluarganya, serta sahabatnya dapat sampai kepada kita sebagai SWT berfirman“Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya.” QS. Al Ahzab 563. Berdoa untuk apa yang kita inginkanUtarakan segala keinginan kita kepada Allah dan bermohon kepada-nya. Gunakan bahasa yang baik dalam berdoa. Kita dapat menggunakan bahasa apapun ketika hendak berdoa. Sebagimana yang kita ketahui, bahwa Allah SWT Maha SWT Berfirman“Sesungguhnya Allah mengetahui apa yang gaib di langit dan di bumi. Dan Allah Maha Melihat apa yang kamu kerjakan.” QS. Al Hujurat 18Jika kita tidak mengerti bahasa Arab, kita dapat menggunakan bahasa Indonesia. Apabila kita kurang mengerti dengan bahasa Indonesia, kita dapat menggunakan bahasa daerah, Berdoa di Waktu TertentuAda waktu-waktu mustajab di mana doa-doa akan dikabulkan oleh Allah SWT. Diantaranya adalah ketika turun hujan, ketika adzan berkumandang, waktu antara adzan dan iqomah, ketika berbuka puasa, dan setelah shalat. Pernyataan-pernyataan tersebut didasarkan pada dalili sebagai berikut “Ada tiga doa yang tidak tertolak. Doanya orang yang berpuasa ketika berbuka, doanya pemimpin yang adil dan doanya orang yang terzhalimi.” HR. Tirmidzi “Doa di antara adzan dan iqamah tidak tertolak.” HR. Tirmidzi“Doa tidak tertolak pada dua waktu, yaitu ketika adzan berkumandang dan ketika hujan turun.” HR. Al Hakim5. BertaubatInstrospeksi diri dan mengakui keburukan yang ada pada diri kita serta meminta ampun kepada-Nya akan lebih baik ketika berdoa. Maksudnya adalah dengan mengakui kesalahan dan dosa dihadapan Allah SWT membuat kita lebih rendah diri dihadapan-Nya. Berdoalah dengan suara yang lembut, tidak tergesa-gesa dan penuh Kembali Membaca Shalawat“Wasallahu ala saiyidina Muhammadin wa ala alihi wa salim.” mudah-mudaha Allah menberikan shalawat pada Nabi Muhammad Saw, keluarga dan para sahabatnya, serta berikanlah kesejahteraan kepada mereka sekalian.7. Membaca Doa Keselamatan Dunia AkiratMembaca doa keselamatan dunia akhirat di akhir rangkaian doa sangat lazim dilakukan. Karena doa ini merupakan doa yang sangat penting bagi kita. Inti dalam doa tersebut adalah kita memohon untuk diselamatkan di dunia dan di akhirat dari api neraka. Adapun doa tersebut adalah“Rabbana atina fiddunnya hasanah wa fil akhirati hasanah wa qina adzabannar.” Ya Tuhan kami, berikanlah kebijakan di dunia serta kebijakan di akhirat kelak, lidungilah kami dari azab api neraka yang pedih.Baca jugaManfaat Ucapan AlhamdulillahManfaat Membaca Al Qur’an bagi Ibu HamilKeutamaan Bulan MaulidKeutamaan Surat Al-Kafirun8. Akhiri Doa dengan TahmidMulailah berdoa dengan memuji Allah dan mengakhirinya juga dengan memuji Allah. Dengan harapan apa yang kita inginkan dapat diridhai oleh Allah SWT.“Walhamdulillahirabbil alamin.” Dan segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam.Agar keinginan kita lekas tercapai, maka berdoalah dengan khusyuk dan penuh harapan serta lakukan usaha yang keras untuk menggapai keinginan tersebut. Hali itu dilakukan agar Doa agar Keinginan Tercapai. Dengan berdoa, maka kita berserah diri dan memohon kepada Allah SWT untuk setiap keinginan. Sedangkan berusaha merupakan upaya kita untuk mewujudkan kengininan tersebut. Jangan pernah segan untuk berdoa, karena itu merupakan perintah Allah dan Ia pasti akan mengabulkannya.
IMANUEL ALLAH BESERTA KITA. Ev: Yesaya 7: 10-16. Ep: Roma 15:7-13. Yesaya 7: 10-16 (TB) 7:10 TUHAN melanjutkan firman-Nya kepada Ahas, kata-Nya: 7:11 "Mintalah suatu pertanda dari TUHAN, Allahmu, biarlah itu sesuatu dari dunia orang mati yang paling bawah atau sesuatu dari tempat tertinggi yang di atas." 7:12 Tetapi Ahas menjawab:
loading...Ada banyak ayat-ayat dalam Al-Quran yang bisa menjadi penyemangat kembali ketika kita tengah bersedih tentang kehidupan yang dialami. Foto ilustrasi/ist Motivasi memiliki pengaruh yang kuat bagi seseorang untuk melakukan sesuatu atau memberikan semangat yang selalu berhasil membuat keadaan seseorang menjadi lebih baik. Dengan kekuatan motivasi, suasana hati dan perilaku seseorang bisa berubah ke arah yang lebih positif. Rasanya seperti membangkitkan energi positif dari dalam diri dan direalisasikan dalam suatu perubahan perilaku yang produktif. Baca Juga Sebagai muslim, kita diperintahkan untuk membaca firman-firman Allah yang tertulis dalam Al Qur’an. Nah, dirangkum dari berbagai sumber, berikut ayat-ayat dalam Al-Qur'an yang bisa menjadi penyemangat kembali ketika kita tengah bersedih tentang kehidupan yang dialami. Berikut di antaranya1. Surat Yusuf ayat 87يٰبَنِىَّ اذۡهَبُوۡا فَتَحَسَّسُوۡا مِنۡ يُّوۡسُفَ وَاَخِيۡهِ وَلَا تَايۡــَٔسُوۡا مِنۡ رَّوۡحِ اللّٰهِ‌ؕ اِنَّهٗ لَا يَايۡــَٔسُ مِنۡ رَّوۡحِ اللّٰهِ اِلَّا الۡقَوۡمُ الۡكٰفِرُوۡنَ"Wahai anak-anakku! Pergilah kamu, carilah berita tentang Yusuf dan saudaranya dan jangan kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya yang berputus asa dari rahmat Allah, hanyalah orang-orang yang kafir." QS. Yusuf 87.Ayat ini menjelaskan bahwa setiap kita masih diberikan napas, berarti akan selalu ada harapan. Jika kita merasa sangat sulit menghadapi tantangan dalam hidup, maka harapan itu akan datang kepada mereka yang percaya. Tetap berusaha yag terbaik disertai doa, itulah cara terbaik dalam menghadapi Surat At-Taubah ayat 40“... Janganlah kamu berduka cita, sesungguhnya Allah selalu bersama kita...." QS. at-Taubah 40.Sebagai manusia, kita tentu pernah mengalami situasi sulit, seperti mengalami kegagalan dalam pekerjaan, pernikahan dan lainnya. Daripada meratapi dan berlarut larut dalam kesedihan, cobalah untuk terus bangkit dan berusaha, ambil sisi positif dari kegagalan yang didapat. Kembalikan segalanya pada Sang Pencipta bahwa segala sesuatu yang terjadi adalah ketetapan yang terbaik Surat Ali Imran ayat 139وَلَا تَهِنُوۡا وَ لَا تَحۡزَنُوۡا وَاَنۡتُمُ الۡاَعۡلَوۡنَ اِنۡ كُنۡتُمۡ مُّؤۡمِنِيۡنَ‏“Janganlah kamu bersikap lemah dan janganlah pula kamu bersedih hati, padahal kamulah orang orang yang paling tinggi derajatnya jika kamu beriman." QS. Ali Imran 139.Sebagai manusia, kita tidak diperkenankan untuk selalu memandang diri sebagai orang yang penuh kekurangan. Allah tentu memberikan setiap umat-Nya kelebihan dan kekurangan dalam kita selalu berpikiran negatif terhadap diri sendiri, itu tandanya kurang bersyukur. Jadikanlah kekurangan yang ada sebagai motivasi untuk meningkatkan kualitas Surat Al Baqarah ayat 216كُتِبَ عَلَيۡکُمُ الۡقِتَالُ وَهُوَ كُرۡهٌ لَّـكُمۡ‌ۚ وَعَسٰۤى اَنۡ تَكۡرَهُوۡا شَيۡـــًٔا وَّهُوَ خَيۡرٌ لَّـکُمۡ‌ۚ وَعَسٰۤى اَنۡ تُحِبُّوۡا شَيۡـــًٔا وَّهُوَ شَرٌّ لَّـكُمۡؕ وَاللّٰهُ يَعۡلَمُ وَاَنۡـتُمۡ لَا تَعۡلَمُوۡنَ“........Boleh jadi kamu membenci sesuatu padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi pula kamu menyukai sesuatu padahal ia amat buruk bagimu, Allah mengetahui sedang kamu tidak mengetahui." QS. Al Baqarah 216.Dari ayat tersebut, hanya Allah yang Maha Mengetahui apa yang terbaik untukmu. Segala sesuatu yang terjadi dalam hidup, pasti selalu ada hikmah yang bisa kita jadikan pelajaran agar menjadi pribadi yang lebih Surat Ath-Thalaq ayat 2-3“Barang siapa bertakwa kepada Allah maka Dia akan menjadikan jalan keluar baginya, dan memberinya rezeki dari jalan yang tidak ia sangka, dan barang siapa yang bertawakal kepada Allah maka cukuplah Allah baginya, Sesungguhnya Allah melaksanakan kehendak-Nya, Dia telah menjadikan untuk setiap sesuatu kadarnya." QS. ath-Thalaq 2-3.Melalui ayat-ayat Al Qur'an ini, kita hendaknya menyadari bahwa ketenangan hati itu mahal harganya dan hanya bisa kita peroleh jika bertakwa kepada Allah Subhanahu wa ta'ala. Inilah kuncinya, akan memberikan jalan keluar bagi setiap permasalahan hamba-Nya asal hamba tersebut bertakwa. Sesungguhnya sangat mudah bagi Allah SWT untuk menghilangkan kesusahan manusia di muka bumi. Baca Juga Wallahu A'lam wid
9KgueWB.
  • kjugdv6l5z.pages.dev/342
  • kjugdv6l5z.pages.dev/122
  • kjugdv6l5z.pages.dev/9
  • kjugdv6l5z.pages.dev/306
  • kjugdv6l5z.pages.dev/56
  • kjugdv6l5z.pages.dev/497
  • kjugdv6l5z.pages.dev/340
  • kjugdv6l5z.pages.dev/378
  • allah ambil sesuatu dari kita