Mobilnya mogok di jalan, saat dicek ternyata timing beltnya putus. Sama kayak (Suzuki) Carry dan APV," bilang Sumarno, punggawa MSM. Padahal menurut sang pemilik Xenia Li, timing beltnya baru diganti setahun lalu. Kekurangan dan kelebihan mobil yang memakai timing Chain dan timing belt
Untukmengetahui kondisi timing belt, harus membuka dulu penampang alias cover yang melindungi timing belt tersebut, tidak bisa langsung terlihat seperti halnya fan belt. Penggantian timing belt harus dilakukan secara rutin, biasanya tiap 20.000 hingga 40.000 km. Namun demikian, timing belt sebaiknya diganti jika sudah menunjukkan tanda-tanda
\n \n\n\nmobil yang aman jika timing belt putus
Jikalupa melakukan pergantian, gejala yang umumnya terjadi adalah Timming Belt putus ketika mobil sedang digunakan. Bila itu terjadi, mesin mobil biasanya akan mati seketika akibat piston yang bertabrakan dengan klep. Timming Belt akan mudah rusak bila terkena oli, bensin, dan semacam cairan lainnya karena berbahan dasar karet. CcyV.
  • kjugdv6l5z.pages.dev/465
  • kjugdv6l5z.pages.dev/55
  • kjugdv6l5z.pages.dev/52
  • kjugdv6l5z.pages.dev/427
  • kjugdv6l5z.pages.dev/495
  • kjugdv6l5z.pages.dev/16
  • kjugdv6l5z.pages.dev/364
  • kjugdv6l5z.pages.dev/324
  • mobil yang aman jika timing belt putus